Bobby Jayanto : KEK Galang Batang Bintan Akan Berdampak Baik Pada Ekonomi

Komisi I DPRD Kepri Tinjau KEK Galang Batang Bintan dan PT BAI

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kepri, Bobby Jayanto, S.IP yang juga anggota Fraksi NaDem Kepri mengatakan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang, Bintan akan memberikan dampak baik pada ekonomi di Bintan secara umum dan masyarakat sekitar khususnya.

“ Perusahaan dan pabrik yang ada di dalam kawasan KEK itu nanti akan menyerap hingga tiga puluhan ribu tenaga kerja. Selain itu sejumlah fasilitas seperti perumahan, jalan dan mushala akan dibangun nantinya,” tutur Bobby.

Bobby menyampaikan hal tersebut usai berkunjung bersama rombongan ke kantor adiministrasi Kawasan Ekonomi khusus ( KEK ) dan meninjau langsung ke kawasan KEK di Galang Batang yang mana saat ini sudah beroperasi satu perusahaan yakni PT. Bintan Alumina Indonesia (PT. BAI)

 

Dalam kunjungan yang juga diikuti oleh Wakil Ketua 3 DPRD Kepri, dr Afrizal Dachlan dari Fraksi NasDem  tersebut, pihak KEK Galang Batang, Bintan memberikan paparan cara mengurus perizinan di kawasan ekonomi khusus tersebut.

Selain itu juga ada paparan tentang dampak pertumbuhan ekonomi hasil kajian konsultan internasional frost dan sullivant. Disebutkan pembangunan industri refinery dan smelter akan memberikan kontribusi kumulatif dampak pertumbuhan ekonomi sebesar US $8,67 milyar untuk jangka waktu 15 tahun ke depan atau pertumbuhan ekonomi US $ 578 juta pertahun.

Kemudian pembangunan industri itu  akan menghasilkan pemasukan negara melalui pajak rata-rata US & 48,1 juta pertahun. Dengan beroperasinya pabrik, akan berpotensi membuat penghematan pada biaya impor, peningkatan produksi aluminium dan meningkatkan pendapatan rumah tangga.

Dampak pembangunan industri ini juga meningkatkan akses ke pelayanan kesehatan, pendidikan dan mengurangi kesenjangan pendapatan.

“ Saat kami masuk ke dalam kawasan itu saya sangat kagum dengan pembangunannya, yang mana sudah ada pelabuhan dan fasilitas pendukung untuk keperluan industri. Ternyata juga saat ini ada sekitar 350 orang tenaga kerja Indonesia sedang mengikuti tugas belajar di China yang mana nanti setelah mereka kembali akan menerapkan ilmu untuk keperluan industri di sini , jelasnya.

Bobby menilai dengan segala fasilitas yang sudah ada di kawasan KEK Galang Batang, Bintan tersebut, PT. BAI bisa menggandeng industri lain untuk dikembangkan di kawasan itu, sebab kemudahan berinvestasi sangat diberikan.

Seperti diketahui dan disebutkan dalam laman resminya, pengembangan KEK Galang Batang dilakukan secara bertahap dalam tiga tahapan pembangunan. Tahap I atau jangka waktu 2016-2020 merupakan tahapan persiapan kawasan secara menyeluruh menjadi kawasan basis industri dengan menyusun organisasi pelaksana dan pengelolaan kawasan, penyiapan kerja sama dan kemitraan, pembangunan industri pengolahan, peningkatan infrastruktur dan logistik, dan hal lain yang diperlukan.

Kemudian Tahap II, jangka waktu 2020-2026 diarahkan kepada pengembangan kaveling industri turunan refinery dan smelter alumina, antara lain industri manufaktur, industri otomotif, dan industri lain berbasis alumina, serta fasilitas pendukung lain.

Sedangkan di tahap III, jangka waktu 2026-2030 merupakan tahap akhir dari pengembangan kawasan yang diarahkan untuk melengkapi seluruh fasilitas yang diperlukan sesuai dengan master plan.(*)

BintanBobby JayantoDPRD KepriFraksi NasDem DPRD KepriKEK Galang BatangKetua Komisi I DPRD KepriPT BAI
Comments (0)
Add Comment