NasDem Tanjung Pinang

Hutan Nongsa Terbakar, Saatnya Warga Batam Bergerak Cegah Api

11

TANJUNGPINANG — Kebakaran hutan dan lahan kembali menjadi perhatian di Kepulauan Riau. Warga melaporkan kebakaran di kawasan Sekilak, Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Batam, yang terjadi sejak pagi. Kebakaran juga melanda semak belukar di Kampung Jabi, Batu Besar, dengan proses pemadaman sempat dilakukan secara manual karena titik api sulit dijangkau kendaraan pemadam.

Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa ancaman kebakaran tidak boleh dianggap sepele. Selain merusak lingkungan, asap kebakaran dapat mengganggu aktivitas warga dan kesehatan pernapasan. BMKG juga mengingatkan masyarakat Kepri untuk mewaspadai sebaran asap karhutla yang berpotensi mengganggu jarak pandang dan kualitas udara.

Bagi Tanjungpinang, kewaspadaan perlu ditingkatkan. Data hingga Agustus 2026 menunjukkan karhutla di Kota Tanjungpinang telah mencapai 150 kejadian dengan luas lahan terdampak sekitar 68 hektare. Karakteristik wilayah yang memiliki banyak lahan semak, lahan kosong, serta kawasan yang berbatasan dengan vegetasi membuat pencegahan harus menjadi perhatian bersama.

Ketua Fraksi NasDem DPRD Kota Tanjungpinang, Hendra Jaya, S.IP, mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu api membesar untuk bertindak.

“Kebakaran hutan dan lahan harus kita waspadai bersama. Jangan membakar sembarangan, terutama di kawasan yang vegetasinya kering. Kalau melihat asap atau titik api, segera laporkan agar bisa ditangani sedini mungkin,” ujar Hendra.

Menurut Hendra, menjaga hutan dan lahan bukan hanya tugas pemerintah atau petugas pemadam kebakaran. Masyarakat memiliki peran penting melalui kepedulian, pencegahan, dan respons cepat ketika menemukan potensi kebakaran.

“Semangatnya adalah mencegah sebelum terjadi. Kita ingin Tanjungpinang tetap aman, lingkungan terjaga, dan masyarakat terlindungi dari dampak karhutla,” katanya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.